Sial, semuanya benar-benar akan sangat carut marut. Emosi mulai mengendalikan diri, dan Milla merasa ingin meraung dan mengamuk sekarang juga. Tapi dia tidak bisa… dia tidak melakukannya. Meski tahu bahwa Alden sudah mengkhianatinya di belakang, tetapi Milla tahu bahwa Alden tidak seburuk itu untuk meninggalkannya. Diam-diam di dalam hati dia berharap lelaki itu tetap memilihnya. Impiannya untuk membuat sebuah keluarga bahagia terlalu sempurna dan tak rela hancur begitu saja hanya karena kehadiran orang lama. Sebab Milla telah merencanakan segalanya dengan sempurna. Mulai dari hari pernikahan mereka, sampai memiliki anak darinya pula. Mungkin di awal hanya satu, karena Milla mungkin akan disibukan dengan urusan kantor. Karena itulah dia akan menyewa pengasuh nomor satu dan guru les supay

