It's Started For Us

1204 Words

Kedua mata sang pria terbuka dengan sayu, tak lama keluar erangan dari mulutnya sebagai bentuk perlawanan bahwa dia tidak ingin meninggalkan kasur sama sekali. Tubuhnya terasa hangat lantaran ada suhu tubuh lain yang dapat dia rasakan dipunggung dan hisapan di leher. Alden mengubah posisi, menghadap ke arah sebaliknya dan menemukan sang kekasih menatapnya dengan penuh kebahagiaan. “Maaf…,” ujar suara itu dengan nada yang manis. Anehnya suara itu terasa dua kali lipat terdengar lebih seksi dari pada biasanya. “Apa aku membangunkanmu?” katanya sambil menutupi bibir dengan punggung tangan. Alden jelas tahu apa yang baru saja terjadi padanya. “Ya, kau membangunkan milikku, dasar nymphomaniak licik,” kata Alden, merasakan titik basah di lehernya yang tadi cium dan dihisap oleh sang kekasih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD