Gue mengerjapkan mata melihat cahaya yang membuat silau mata. Gue membuka mata dengan lebar dan sadar, kalau gue sekarang ada di kamar. "Kamu udah sadar?" Gue menoleh dan mendapati Vano yang kini menatap gue dengan pandangan sedikit.. sedih? Gue mencoba bangun dan menyenderkan badan gue di penyangga kasur. Melihat temen-temen gue yang mengumpul disini tapi hanya mampu diam membuat gue bingung. "Perasaan aku cuma pusing deh, tapi kok sampe ada infusan gini.." kata gue yang ternyata baru sadar kalau tangan kiri gue ada selang infus. Vano menghela nafas pelan dan tak menjawab kata kata gue. Dia memilih diam dan memperhatikan gue yang membuat gue semakin bingung sama situasi ini. Bahkan temen temen gue yang biasanya bacot aja malah pada diem. Kan heran.. "Aku masuk angin kali ya, atau mag

