36. —Manusia Egois

1376 Words

“Sorry, di sini gak ada green tea,” pelan Azril sambil menyerahkan cup berisi ice tea pada Nesa yang kembali duduk di bangku taman rumah sakit. Tangan Nesa menerima dengan senyum kecilnya, kepalanya menggeleng pelan, “Gak apa-apa, Kak Az,” jawabnya, “Makasih,” katanya sambil mengangkat pelan cup di tangannya. “Kamu sakit?” tanya Azril memerhatikan Nesa setelah mengangguk menjawab ucapan terima kasihnya. “Kontrol tangan,” jawab Nesa singkat sebelum menyesap minumannya. Mata Azril turun menatap pergelangan tangan kiri Nesa yang berada di pangkuannya, menahan tas hitam di sana, “Udah sembuh?” Nesa mengangguk, ia menelan minum lalu menyimpan gelas di sampingnya. “Udah sembuh dan memang udah gak sakit. Mas Tama aja yang minta aku buat kontrol untuk memastikan.” “Dia gak anter kamu?” Pert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD