Setelah kejadian yang menimpa key dan nenek salimah,
Yoga makin khawatir, takut sesuatu yang sama terulang kembali
Dia takut kalo sesuatu terjadi lagi dia tidak bisa menolong key dan nenek nya,
Mengingat banyak musuh musuh nya yang terus berkeliaran di luar sana
Membuat yoga tambah khawatir.
Meskipun yoga sudah memerintahkan beberapa anak buah nya untuk terus mengawasi rumah key
Tapi rasa cemas nya tidak bisa di bohongi..
"Udah bro, lu jangan terlalu khawatir, pak
broto dan anak buah nya kan sudah di ringkus"
Ucap Boby sambil menepuk bahu yoga, mencoba meredakan kekhawatiran temannya itu
"Tapi selama key tidak ada di depan gua, gua terus ngerasa khawatir bob"
Baru kali ini Boby melihat yoga begitu khawatir dan cemas..
Tampang nya yang seram di depan musuh musuh nya
Seketika berubah 180 drajat..
"Lu bener bener serius bro sama key"
Tanya Boby penasaran
"Lu lihat mata gua, menurut lu gua serius apa bercanda"
"Yaaaa serius sih, key itu sudah bekerja sama gua dari dia masih sekolah SMP, dia orang
nya baik,
Periang, pekerja keras, dan gak kenal gengsi"
Ucap boby dengan serius nya
"Saat anak remaja lain sibuk maen, wara wiri, gaya gayaan,
Lain dengan key yang setiap hari selalu bekerja,
Dia anak yang baik, lemah lembut, penyayang dan sopan.
Padahal dulu nya dia anak orang kaya"
Sambung Boby,, Boby sudah menganggap key seperti adiknya sendiri
meskipun key jauh lebih muda umurnya dari Boby,
tapi Boby sering minta saran dan pendapat dari key
karena menurutnya key anak yang cerdas, dan berfikiran terbuka
"Ya,, dia memang berasal dari keluarga kaya, dia keturunan Abimana group"
Ucapan yoga membuat Boby heran,
Boby mengkerut kan dahi nya penuh dengan pertanyaan..
"Lu tau dari mana ga"
"Bukan saatnya gua ceritain bob, karena key orang pertama yang berhak tau, dan gua tau
kalo nenek salimah juga merahasiakan ini dari key"
Boby semakin penasaran, tapi dia tidak berani bertanya lebih
Dia paham apa yang ada di pikirannya yoga
"Key itu sudah gua anggap seperti adik sendiri,
Gua sering nawarin dia buat beberapa jabatan disini,
Tapi di tetep kekeh tidak mau., kalo lu gak bisa buat bahagiain dia,
Lu bisa balikin dia ke gua"
Ucap Boby sambil tersenyum....
"Kalo masalah kebahagiaan, lu tenang aja bob,
Lu tau kan gua punya segalanya, harta, tahta, ketampanan,
Dan yang pastinya hati yang tulus untuk mencintai key hahaha.... "
Yoga tertawa lalu beranjak pergi meninggalkan boby yang tengah tersenyum,
Boby merasa bahagia karna menurut nya, key bertemu dengan orang yang tepat
(.........)
Pagi yang cerah,, key tengah bersiap siap untuk berangkat kerja
..
Nenek salimah lagi sibuk menyiapkan makanan untuk di bawa key..
..
Suara burung dan gemercik air sungai menambah keindahan pagi ini,,
dedaunan masih basah oleh sejuk nya embun pagi,,
Mayoritas penduduk disana memang bertani,
Karena dekat dengan pegunungan,
Mengolah sawah, atau bekerja di kebun teh..
"Key, , ini makanan buat nak yoga jangan lupa di bawa ya"
Ucap nenek salimah sembari membereskan rantang yang sudah di isi makanan untuk yoga
.
"Iya nek, nanti key bawa,,
Nenek gak usah ke kebun ya nek, nenek kan masih perlu istirahat"
Key khawatir nenek salimah sakit lagi, karena setelah kejadian beberapa hari ini
Kesehatan nenek salimah menurun
"Tapi kalo nenek tidak ke kebun siapa nanti yang ngurus kebun nenek,
Udah kamu tidak usah khawatir, nenek sudah baik baik aja kok"
Jawab nenek salimah sambil memeluk manja cucu kesayangan nya,,,
Sebenarnya key masih khawatir akan kesehatan nenek nya,
Tapi key juga tidak bisa terlalu keras melarang nya untuk pergi ke kebun,
Dia tau betul akan sifat nenek nya, selalu merasa gak betah kalo diam dirumah..
Jam menunjukan pukul 7:45 , setelah berpamitan key langsung pergi berangkat kerja,,
Key berangkat kerja di antar salah satu anak buah yoga yang berjaga di sekitar rumah key,,
Dia khawatir sewaktu waktu ada orang jahat yang berniat mencelakai nya..
Tidak membutuhkan waktu yang lama, key pun sampai di tempat kerja nya..
"Trimakasih ya bang, sudah nganterin saya" Ucap key ramah
"Sama sama non, tidak usah sungkan, lagian ini sudah tugas saya" Jawab anak buah yoga sambil tersenyum,
"Duluan non" Sambungnya sambil melaju kan motor nya...
Key melangkah memasuki halaman villa,,
Kenapa si aku hari ini rasanyaa seneng banget,
Apa kerena mau ketemu mas yoga, ah masa siii!!
Enak juga kalo tiap hari seperti ini, kayak gak ada beban..
Ucap key dalam hati,, tidak sadar kalo sedari tadi dia senyum senyum sendiri
Terlihat dari muka nya yang ceria dan terpancar kebahagiaan..
"Ehemmmmm... Ada yang lagi bahagia nie"
Celetuk boby yang sengaja menjahili key
"Eh pak Boby,, selamat pagi"
Sapa key dengan senyum yang semringah..
alih alih menjawab sapaan key, boby malah sontak menempelkan tangannya di dahi key
"Kamu lagi kesambet apa si key, pagi pagi udah sunyam senyum sendiri"
Tanya boby kepo...
"Udah lah orang jomblo gak usah kepo"
Tiba tiba suara yoga muncul dari belakang Boby
"Ini urusan orang dewasa " Bisik yoga pada boby..
Yoga melangkah mendekati key, di iringi senyuman yang manis
Yang membuat hati wanita manapun meleleh melihat nya,,
tampan dan berwibawa, meski hanya mengenakan celana pendek dan kaos biasa
aura ketampanan nya masih tetap terlihat,
rambutnya yang agak berantakan karena belum di sisir sehabis keramas
menambah kebugaran nya
"Ayo sayang, aku udah laper" Ucap yoga pada
key sembari meraih tangan key, dan menarik
nya menuju kamar villa
"Oh jadi gitu ya,, mentang mentang udah punya pacar gua di lupakan sekarang"
Ucap boby meledek
Yoga dan key hanya tersenyum tanpa menghiraukan ucapan boby..
Begitulah kalo orang sudah jatuh cinta,, serasa dunia hanya milik berdua,
Yang lainnya mah ngontrak..
Setelah sampai , key langsung menyiapkan makan buat yoga,,
Andai setiap hari selalu seperti ini, ada yang nemenin makan,
Ada yang masakin, ada yang ngerawat, ada yang nemenin
Ada yang.....
Aduh bahagia banget rasanya kalo setiap hari seperti ini
Ucap yoga dalam hati nya, sambil senyum senyum sendiri memperhatikan key yang
tengah menyiapkan makanan ..
"Mas... Mas yoga " Key coba menyadarkan yoga dari lamunannya
Ucapan key tak mempan menyadarkan yoga dari lamunannya,
Pikirannya semakin travelling,
Tak.... "Mas yogaaaaaa" Key menjitak dahi yoga sambil berteriak
"Mas yoga kenapa dari tadi kayak orang kesambet,
Bengong, sambil senyum senyum sendiri"
Gerutu key agak kesal,
Dia tidak tau saja kalo dari tadi yoga tengah membayangkan nya ,,
Yoga hanya tersenyum, lalu meraih tangan key,
Menggenggam nya dengan tulus, menatap nya dengan halus
"Sayang kamu mau nggak jadi istriku"
Jelas saja ucapan yoga membuat key kaget,
Setengah tidak percaya,
"Ma maksud kamu mas " Tanya key gugup
"Iya,, aku mau mulai detik ini sampai selamanya,
Kita seperti ini terus, mulai sekarang aku mau kamu jadi orang pertama yang aku lihat
Saat aku buka mata di pagi hari, aku mau makan masakan kamu setiap hari,
Aku mau menjaga kamu, menyayangi kamu"
Key tidak mampu mengatakan apa apalagi, air matanya seketika pecah,
Yang pasti air mata kebahagiaan, mungkinkah yoga adalah laki laki yang
Selama ini dia tunggu,
Oh Tuhan, aku harap ini nyata, bukan mimpi
Ucap dalam hati key
"Menikah lah dengan ku" Sambung yoga ,
sambil mengeluarkan sebuah cincin permata
Yang sudah dia beli sejak lama, yoga merasa yakin kalo cincin itu kini
Sudah menemukan pemilik nya,,
Tanpa mengucapkan apa apa, key hanya mengangguk, meng iya kan permintaan yoga
Air mata kebahagiaan terus mengalir, membasahi pipi manis nya,,,
Yoga langsung memakai kan cincin itu di jari manis key,,
Terlihat pas dan sangat cantik..
Kini yoga merasa tenang, karena cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan..
Beberapa hari setelah kejadian di rumah nenek salimah
Sebenarnya yoga sudah ngobrol dengan nenek salimah
( FLASHBACK )
"Nenek masih ingat gak, 20 tahun yang lalu, 2 anak kecil lari ter engah engah"
Tanya yoga mengawali percakapannya..
"20 tahun yang lalu, saat key berumur 4 tahun,
Hilang karna di culik"
Nenek salimah balik bertanya, sembari mengingat ingat kejadian masalalu,
Maklum nenek salimah sudah cukup tua, dan umur mempengaruhi daya ingat nya
"Iya nek, nenek ingat anak kecil laki laki, umur 7 tahun, numpang makan disini karena kelaparan"
Ucap yoga, berusaha mengingatkan nenek salimah
"Oh iya iya.. Nenek ingat, jadi kamu... Kamu anak laki laki 20 tahun yang lalu"
Tanya nenek salimah
"yang menyelamatkan key, dan mengantar nya kesini"
Sambung nenek salimah, setengah tidak percaya,
Entah itu takdir, atau hanya kebetulan, yang pasti nenek salimah merasa bahagia
Karena cucu kesayangannya kini bertemu dengan orang yang tepat,,,
"Iya nek, aku prayoga Cokro dinata, anak laki laki itu"
"Ya ampuuun, nenek tidak menyangka bisa bertemu lagi nak,
Dulu kamu hanya anak kecil yang kurus, sekarang sudah tumbuh jadi laki laki dewasa
Dan tampan"
Dalam hatinya nenek salimah merasa bangga melihat perkembangan yoga
"Nek, 20 tahun yang lalu aku sudah berjanji sama key, untuk terus menjaga nya"
Yoga berusaha menahan tangis nya, matanya memerah
Raut wajah nya memancarkan aura ketulusan
"Nenek salimah tau, 20 tahun yang lalu
keluargaku pindah keluar kota,, dari dulu sampai sekarang aku bertemu key,
Aku selalu menjaga hatiku dari wanita lain,
Dan sekarang, aku minta izin sama nenek, izin kan aku untuk selalu menjaga key,
Izinkan aku untuk mencintai nya dan membahagiakan nya nek"
Tak terasa air mata yoga menetes,,
Terasa bagai kan mimpi bagi yoga,
Bisa bertemu lagi dengan wanita yang selama ini selalu hadir dalam mimpinya
Meskipun 20 tahun sudah berlalu, tapi yoga selalu ingat akan janji nya
Bahwa dia akan menjaga key seumur hidup nya
Melihat kesungguhan yoga, nenek salimah tak mampu berkata apa apa
"Jika kamu adalah yoga anak laki laki 20 tahun yang lalu,
Pastinya kamu juga ingat dan tau persis tentang keluarga ini nak"
Ucap nenek salimah perlahan,,
"Kamu pastinya tau, kalo saudara kandung ayah nya key,
Telah merebut semua harta yang seharus nya jadi milik key"
Ucapan nenek salimah begitu lirih, seperti menahan amarah dan kesedihan
Dan sesekali tangan keriputnya mengusap air mata yang berlinang di plopak matanya,,
"Iya nek, yoga tau semuanya, meskipun saat itu yoga masih anak kecil,
Tapi yoga tahu betul apa yang di katakan dan apa yang di ingin kan mereka"
"Nenek tenang saja, yoga janji bakal mendapatkan kembali apa yang
Seharus nya jadi milik key, dan mereka harus mendapatkan ganjaran yang setimpal nek"
( . Flashback off.)
Sore yang cerah,, matahari yang mulai terbenam menambah keindahan langit..
Semua orang di villa tengah sibuk,, terlebih lagi Boby..
Boby yang sedari pagi mondar mandir se akan gak ada cape nya
"Itu jangan lupa kursi kursi nya di dusun rapi ya,,
Meja nya di tengah jangan lupa pake kain penutup yang udah di siapin,
Dewiii, dewi mana dewi"
Teriak nya memanggil salah satu karyawan nya yang bernama dewi
"Ia ada apa pak Boby " Tanya dewi
"Gimana MC nya udah dateng kan "
"Sudah pak, sedang istirahat di kamar tamu"
"Ok dewi, kerja bagus"
Boby merasa puas karena persiapan nya sebentar lagi finish,,
Ada rasa bahagia, harus, sedih, bercampur aduk dalam hati Boby,,
Hari yang tidak pernah dia sangka sangka akhirnya datang secepat itu
"gimana bob persiapan nya, apa sudah sesuai konsep"
tanya yoga yang baru keluar dari kamar nya,,
"udah bro, lu tenang aja, semua udah gua atur sesuai konsep lu,,
tapi lu yakin bro, gak ngasih tau nyokap bokap lu,
ini kan bakal jadi hari bahagia lu, lu gak pengen apa di hadiri oleh orang orang kesayangan lu "
Boby tau sebenernya ada rasa sedih di hati yoga, bagaimana tidak,
hari yang begitu sepesial, yang harusnya di hadiri oleh orang orang terdekat
kini yoga melewati semua itu tanpa mereka,,
terlihat pelopak mata yoga yang mulai memerah,,
raut kesedihan yang berusaha di sembunyikan...
kuat dan sabar itulah yang tengah di bangun yoga saat ini
"ini akan jadi momen terindah seumur hidup gua bob,,
gua tau mungkin ini terlalu cepat,, tapi hanya ini yang bisa gua lakuin,,
gua pengen banget hadir disini nyokap dan bokap gua,,
gua yakin kalo mereka ada disini, mereka gak kalah bahagia nya dari gua,,
tapi situasi saat ini tidak memungkinkan bob"
lagi lagi pemandangan yang sangat menyedihkan buat Boby,
reflek Boby memeluk yoga, berusaha menguatkannya
"lu sabar ya bro, semua akan baik baik aja "
ucap Boby,,,
"permisi mas yoga " suara resepsionis memecah suasana kesedihan
"ada mbak " sahut yoga
"ini mas, ada telpon dari mas andre, nyariin mas yoga "
"oh ok mbak, minta tolong sambungin ke kamar saya ya"
perintah yoga
"baik mas " setelah menyampaikan, resepsionis itu langsung menyambung kan telpon nya ke kamar yoga
"bob gua masuk dulu ya" pamit yoga langsung beranjak pergi
"ok bro, ini mah tenang aja, biar gua yang urus"
ucap Boby dengan semangat nya..
setelah sampai dikamar nya,, yoga langsung mendekati telpon genggam
yang ada di meja samping tempat tidur nya,,
dari kemaren yoga memang sedang menunggu informasi,,
"hallo ndre, ini saya " yoga mengawali pembicaraannya
"gimana apa udah ada perkembangan info dari anton"
sambung nya
"anton sudah menyelidiki ga,, dan ternyata mereka orang orang suruhan pak burhan"
yoga terkejut bukan maen, karena pak burhan di mata yoga adalah orang baik,
dia juga sempat menawarkan kan menjodohkan putri nya dengan yoga
namun yoga menolak dengan halus,,
tidak ada permusuhan antar mereka selama ini,, lalu apa yang membuat pak burhan
ingin menghabisi yoga
"lu yakin ndre kalo mereka orang orang suruhan pak burhan"
tanya yoga seperti tidak percaya
"ia ga, anton juga sudah memiliki beberapa bukti yang kuat kalo mereka suruhan pak burhan"
"anton ngasih tau nggak, apa motif dibalik semua ini"
"menurut penyelidikan mereka pak burhan sakit hati,,
banyak proyek yang di tangani pak burhan beralih ke perusahaan lu ga,
lu inget kan yang pas kita dinas ke Semarang,
nah sebelum nya proyek itu di tangani sama perusahaan pak burhan,,
karena si klien merasa tidak puas, dia beralih ke perusahaan lu ga
itu kan proyek nilai nya miliaran gak"
andre coba menjelaskan dengan detail pada yoga,,
yoga yang tengah mendengar kan coba mengingat ingat
menurut nya tidak ada yang salah, klien yang menawarkan proyek itu
bukan yoga yang meminta nya..
"apa anton sudah melaporkan ini ke polisi ndre"
tanya yoga,,
"belum ga, anton masih nunggu info dari lu,
menurut gua ini gak perlu di bawa ke ranah hukum ga
soalnya sudah pasti hukumannya sangat berat,,
gua yakin, pak burhan hanya salah paham doang,,
lu tau sendiri kan kalo dia pengusaha yang baik "
andre coba menasihati yoga, dia gak menambah musuh yoga
dan andre juga tau betul bagaimana keluarga pak burhan,,
seandainya bisa di selesaikan secara baik baik
lebih baik di selesaikan secara baik baik,
andre memang bijaksana, tidak salah kalo yoga menjadikannya asisten pribadi
sekaligus orang kepercayaan nya
"apa mungkin ada orang lain lagi di balik semua ini ndre,, "
yoga coba menyelidiki, dia sendiri memang gak percaya kalo pak burhan sendiri yang melakukan semua ini,
"kalo itu gua kurang tau ga, nanti gua suruh anton buat nyelidikin lebih lanjut,
kalo ada perkembangan gua langsung kabarin lu ga"
"ok thanks ndre atas info nya"
"ia sama sama ga,, oh ia situasi kan udah mulai kondusif,
lu kapan balik kesini"
"haaaaa lu tenang aja ndre, gua pasti balik kok,
dan kalo gua balik, gua pastikan ada kejutan yang sangat sepesial"
yoga tertawa puas di balik telponnya,,
dia sengaja merahasiakan ini dari andre dan keluarganya,
"awas aja lu kalo kejutannya gak sepesial"
ancam andre, , sebenernya andre penasaran kejutan apa sih yang bikin yoga tertawa sampe begitu puas nya..
setelah yoga menutup telponnya, dia membaringkan badannya di tempat tidur
dia merasa sedikit lega, karena sedikit demi sedikit masalh nya mulai menemukan
titik terang,,
senyum kebahagiaan yang seakan tak pernah pudar dari bibir manis nya
tak berasa sudah tiga minggu dia bersembunyi dari publik
waktu yang begitu cepat bagi yoga,,
terimakasih Tuhan, rencanamu selalu lebih indah
di balik musibah yang menimpa ku, rupanya ada hadiah yang sudah engkau siapkan
kini aku sadar, tidak semua kebahagiaan di balut dengan kemudahan
hati yoga seolah tak ada henti henti nya bersyukur,,
ingin rasanya dia mengatakan pada semua orang
kalo dirinya kini tengah bahagia, , , di lihatnya jam dinding di atas kamarnya
menunjukan pukul 17:45 ,
yoga bangkit dari pembaringan nya, karena ada dua orang wanita yang masuk
"mas yoga apa sudah siap, ini baju nya silah kan di pakai "
"sudah mbak, saya sudah siap dari tadi"
jawab nya antusias, yoga langsung beranjak untuk mencoba baju yang sudah di siapkan oleh dua orang tadi, ,
perawakan yoga yang tinggi, tegap dan bagus,
membuat baju yang di kena kan nya begitu sempurna,, . .. . .. . . . .. .
Wah kira kira ada apa yaaaa.....
Si tunggu episode berikutnya
See you