Bola Basket

1182 Words

Pasca perbincangan Thomas dan Sakra, Amanda mengunci pintunya kemudian duduk di tempat tidur. Posisi melipat kaki ke atas dan menghimpit bagian tubuh merupakan posisi ternyaman di saat sedih. Matanya mengalirkan buliran air. Obrolan mereka menyakiti hatinya. Amanda tidak menyangka kalau kekasihnya berniat mengejar keinginan untuk hidup panjang. Amanda ingat kata-kata Sakra yang mulai mengantisipasi hubungan mereka. Jika Sakra pun tak mampu mengikuti mereka, maka aku dan Sakra dalam posisi yang sama. Sama-sama ditinggal kekasih karena ambisi dan sama-sama harus melupakan mereka yang mau mengejar cita-cita. Tapi, kenapa Thomas masih menginginkan aku bersamanya? Padahal dia akan pergi lama sekali. Harusnya benar kata Sakra, lepas saja dan biarkan aku menjalani hidup sendiri. Jika berjodoh,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD