Thomas menyalakan senter dari ponselnya. Amanda melihat ke arah pria itu. “Aku akan meninggalkan ponsel ini di sini dan aku tidak akan mengganggumu.” Benda itu di letaknya di meja kemudian beranjak jalan ke pintu. Amanda takut! trauma akan kejadian saat kompetisi bersama Donelo selalu muncul saat suasana gelap. “Thomas!” panggilnya dengan nada bergetar. Pria itu berbalik badan. Amanda berlari ke arahnya dan memeluk pria itu. “Aku takut! semua kejadian di kompetisi selalu muncul dalam ingatanku saat gelap,” lanjutnya. Thomas menyambut pelukannya. “Aku di sini, tenanglah.” “Temani aku sampai lampu menyala.” “Baiklah.” Pria itu membawanya duduk. Amanda sedikit tenang meski mereka duduk bersebelahan dan cahaya lampu menerangi dari meja. Mereka duduk tanpa bicara sedikit pun. Amanda men

