‘Pilihan adalah apa yang harus kamu jalani selanjutnya.’ *** Gadis itu kembali merapatkan jaket tebal yang terlihat kebesaran ditubuh mungil nya, saat tetesan air hujan semakin deras disertai hawa dingin yang merasuk tanpa ragu, membelai hingga ke dasar qalbu. Seketika senyum pedih terpancar di wajah cantiknya, kala semerbak wangi parfum memenuhi rongga hidungnya. Ah, bagaimana ia bisa lupa bahwa jaket tebal yang dikenakan nya belum sempat ia cuci atau justru tidak akan. Karena gadis itu tidak ingin kehilangan wangi parfum si pemilik yang melekat di jaket tebal itu. Suasana hangat yang dipancarkan para pengunjung kafe yang tengah menghabiskan waktu baik itu dengan kekasih, sahabat, atau keluarga seakan melenyapkan hawa dingin dan mengabaikan hujan yang semakin deras di luar kafe.

