33 my Hero

1097 Words

Author POV Hero menerima pesan dari nomor Ica. Membuatnya antusias untuk segera membuka dan membaca isi pesan itu. Keningnya berkerut, sesuatu yang aneh dan mengganjal di pikirannya. Ica kan sedang marah padanya, tidak mungkin gadis itu mengirim pesan dan mengatakan seolah Ica akan pulang sendirian. Hero nampak berpikir, dia baru saja keluar kelasnya. Melihat mendung yang tebal di sertai hujan angin menghalangkan niatnya untuk segera pulang. Meskipun dia mengendarai mobil, Hero hanya ingin menjaga dirinya untuk lebih aman. Lagi-lagi, tidak mungkin Ica mau menurunkan gengsinya untuk mengirim pesan terlebih dahulu. Padahal keadaan mereka saat ini sudah putus. Tiba-tiba sesuatu yang tidak mengenakan membuat Hero segera berlari menuju mobilnya. Tidak peduli dengan hujan deras dan tubuh yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD