21. My Hero

967 Words

Aku berlari kencang di tengah keramaian malam ibu kota. Aku benar benar tidak tau mau kemana. Aku hanya menuruti langkah kakiku. Kemana kakiku membawa aku pergi. Aku menangis dengan isakan keras. Ini cukup menggoncang hatiku. Dia ayahku Ayah kandungku Dia ayahmu Ica Ayahmu Dia lah ayah mu yang sesungguhnya. Seharunya kamu senang, kamu punya ayah. Dia terlihat pria yang baik. Tapi, kenapa dia membiarkan ibu pergi kalau dia mencintai ibu? Kenapa dia tidak menolak perjodohan itu? Kenapa dia memilih meninggalkan ibu? Membuat ibu menangis sendirian sambil mengandung aku? Kenapa dia membiarkan ibu di usir dari keluarganya. Kenapa dia datang di saat seperti ini? Kenapa dia baru datang setelah menyembunyikan fakta yang sangat mengejutkan ini? Kenapa? Pikiranku semakin kalap. Sungguh,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD