Semilir angin bertiup santai saat Triqi berhasil membuka matanya. Lelaki itu mengerang pelan, lalu bergumam nyaman saat sadar Valan tengah memeluknya sambil tertidur kini. Vampire itu baru saja hendak kembali melanjutkan tidurnya, saat sesuatu tiba-tiba menimpa tubuhnya dengan kuat hingga membuatnya maupun Valan segera terlonjak bangun dengan keterkejutan. "SIAPA YANG MENYERANG? BERANINYA MEREKA-" "HUEEEE!!!! Mama!!!!!! Kira mengangguku lagi pagi ini!!!!!" Triqi segera menutup kupingnya saat anak pertamanya itu mengadu dengan suara kencang. Kuping serigalanya keluar dan melayu karena sedih. Pipinya yang memerah tampak lucu saat dirinya merajuk. Triqi berusaha keras menahan keinginannya untuk tertawa, lalu bergegas untuk memeluk sang anak yang segera meringkuk sedih di pelukannya. Drak
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


