Nampaknya mood Yena semakin buruk setelah dari ruangan Vigo. Terbukti dari langkah kakinya yang lebar juga menghentak. Raut kesal yang nampak jelas. Juga bantingan pintu yang membuat Ayeesha dan tim desain berjengit kaget. Saling pandang untuk beberapa saat. Sampai akhirnya hanya saling menggeleng. Tidak mengerti dengan pembawaan Yena yang sangat berbeda dari hari-hari biasanya. Yena memang cerewet. Perempuan itu bisa mengeluarkan ribuan kata begitu berbicara. Belum lagi, jika timnya tidak sengaja membuat kesalahan. Ada berpuluh-puluh kata untuk menasihati dengan nada marah. Tapi sejauh ini yang timnya ketahui, apa yang Yena katakan adalah sebuah tanggung jawabnya sebagai desainer utama. Sudah menjadi hal wajar jika sesekali memberi nasihat panjang lebar. Bukan untuk pelampiasan emosi

