bc

syurga dua cinta

book_age16+
6
FOLLOW
1K
READ
possessive
sensitive
doctor
drama
tragedy
campus
polygamy
like
intro-logo
Blurb

PERNIKAHAN YANG SELALU AKU IMPIKAN BAHAGIA SAMPAI JANNAH HANYALAH HAYALAN SEMATA, MENIKAH MUDA IALAH KEINGINAN KU, PILIHAN ORANG TUA JUGA KEINGINAN KU, TERNYATA TIDAK SELAMANYA PILIHAN ORANG TUA ITU BENAR, AKU MERASA KEPAHITAN DALAM RUMAH TANGGA KU, MESKIPUN IA MENCINTAI KU, AKU HANYA INGIN MENJADI SATU SATUNYA BUKAN SALAH SATUNYA.

MENJADI ISTRI PERTAMA MEMBERATKAN, APALAGI HARUS BERBAGI SUAMI...

POLIGAMI ADALAH HAL YANG TIDAK KU SUKAI, NAMUN TAKDIR KU MEMANG SUDAH SEPERTI ITU....

" HORMATI SAYA AISA!!!!! "

" MAS!! DIA HANYA WANITA KE DUA MAS!! KAMU BOLEH SAJA MENCINTAINYA TAPI HARGAI AKU ISTRI PERTAMA MAS!!! "

" KALAU KAMU TIDAK BISA MELIHAT SAYA BERMESRAAN BERSAMA NASHWA KENAPA KAMU MENGIZINKAN NYA? "

" DARI PADA AKU TERUS MENERUS DI SAKITI, LEBIH BAIK AKU IZINKAN MAS, AKU MEMBUTUHKAN SATU SYURGA TAPI SEBALIKNYA MAS!!"

" SYURGA DUA CINTA, AKU GAK BUTUH SYURGA ITU LAGI MAS!!! "

chap-preview
Free preview
syurga dua cinta
" menikah lah putri ku. " ujar ayah merayuku untuk menikah dengan anak temannya. umi datang menghampiri ku, lalu mengelus kepala ku yang tertutup khidmar. " benar kata ayah, menikah lah ais,, usia mu sudah 22 tahun,, kamu pernah bilang sama umi bahwa kamu ingin menikah di usia muda kan? " aku mengangguk, lalu menatap lekat mata umi " apa sudah saat nya ais menikah mi? " " iya anakku, menikah lah, dia lelaki yang taat agama, bahkan lelaki yang paham agama percayalah dia pantas untukmu... " sahut ayah. aku memejamkan mataku seraya memikirkan, tanpa berfikir panjang lagi, aku menyetujui itu semua " iyaa, ais mau yahh. " ........... "Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq." ucap laki laki itu lantang, seraya menggenggam tangan ayah.. " bagaimana para saksi, sah?? " " sah!!! " aisa merintihkan air mata yang sedari tadi ia tahan, entah mengapa hati nya belum sepenuhnya menerima laki laki itu sebagai suaminya. " ais? duduk ke samping suami mu ya? " ujar umi menuntunku.. perlahan aisa berjalan menghampiri suaminya yang sedang menandatangani buku nikah, lalu aku duduk dan mengalami tangannya. " jadilah istri yang taat akan perintah suami aisa " ucap agra seraya mencium kening ku. " jadi suami yang baik untukku, mas agra " ujarku, membuat senyum mas agra mengembang.... ....... sehari setelah pernikahan ku dengannya, kini kami akan tinggal dirumah baru yang sedikit jauh dari rumah umi, dikarnakan mas agra adalah seorang pengurus pondok, bisa di katakan ia adalah anak kyai atau Seorang gus, sedangkan aku adalah seorang dokter yang sukses di usia muda... " mas? ais siapin makan ya? " " gak usah, saya harus buru buru balik ke pondok, kamu ikut saya atau tinggal disini? " ais menggeleng " tinggal di sini saja, karna lusa akan ada jadwal operasi, nanti aisa nyusul di belakang aja ya mas? " agra mengangguk, lalu kembali ke kamarnya. aisa menatap makanan yang ada di hadapan nya saat ini, padahal ia masak setelah shalat subuh, berharap agar suaminya memakan makanan yang di masak oleh dirinya sendiri. " yaudah gak papa, ais kasih buat pengemis di luaran sana." aisa perlahan berjalan ke kamarnya, ia membereskan barang barang agra yang sedikit berantakan, mulai dari handuk basah, baju kotor dan membereskan kamar nya... " mas, handuk basah jangan di taro di kasur lain kali.. " " lupa!! " sahut agra dari kamar mandi. " baju kotor juga di masukin ke keranjang ya mas. " " kamu pindahin sebentar, saya buru buru tadi... " " iyaaa mas. " dua jam menunggu agra, kini aisa harus buru buru kerumah sakit, karna ada pasiennya yang kritis, mau tak mau ia harus cepat cepat kesana, bahkan tidak pamit pada agra. " aisa!!! " panggil agra dari kamar, namun tidak ada sahutan. perlahan ia keluar dari kamar, dan menuju ke dapur ternyataa istrinya tidak ada di sana. " baru hari pertama jadi istri, sudah seperti itu. " lirih agra. ...... di sisi lain aisa sedang membantu pasien yang kritis, entah mengapa tangannya begitu gemetaran tidak seperti biasanya " pasti gara gara gak makan ya Allah.. " "dok!! kondisi pasien menurun drastis!! " teriak suster menghampiri aisa. " baik setelah menyelamatkan pasien ini, saya akan segera kesana. " setelah menyelamatkan pasien tadi, aisa segera berlari untuk menyelamatkan pasien selanjutnya, ternyata di luar dugaan, pasien itu tidak bisa di selamatkan... " pasien kehilangan banyak darah. " plak.... " dokter harusnya berusaha!!! dokter macam apa kamu!!! pasien sedang sekarat bukannya di bantuin!!!! " teriak keluarga pasien, bahkan menampar pipi aisa kasar. " tolong di jaga etika anda. " sahut mahendra menghampiri aisa yang sedang menunduk meminta maaf. " doker hanya manusia bisa buk, tidak semua pasien bisa ia selamat kan...seharusnya anda menghargai itu!! " " pembunuh kalian, kalau belum siap jadi dokter tidak usah jadi doker!!! " aisa menghapus air matanya, lalu pergi dari sana... " ya Allah, maafkan saya,,, hikss.... " ceklek... aisa menyenderkan kepalanya di kursi kerja, pikiran nya benar benar kacau, seandainya ia menyelamatkan pasien itu tepat waktu kejadian tidak akan seperti ini... " kenapa harus meninggal ya Allah, saya belum membantunya... " lirih aisa. tok tok... " dokter aisa? boleh saya masuk? " ujar mahen di luar ruangan aisa. " masuk aja dok... " sahut aisa. perlahan mahen mendekat ke arah aisa, dan memberikan nya sebotol air mineral " minum dulu,, ini juga ada makanan, jangan terlalu memikirkan kejadian tadi.. " aisa tersenyum di balik cadarnya " terimakasih dokter.. " " sama sama,,, bagaimana pernikahan mu? pasti cape ya, sehari setelah menikah harus kembali bekerja " aisa tertawa, lalu menggeleng " saya hanya manusia biasa, lelah itu wajar, menyelamatkan pasien adalah tugas saya, kan wajar wajar saja saya lelah hehehe. " " seandainya saya tidak terlambat, pasti saya akan menjadi bagian dari hidupmu aisa... " gumam mahendra menatap aisa. aisa menatap mahendra sekilas, lalu kembali menundukkan pandangannya " jangan memandang saya seperti itu dok,,, " mahendra tertawa " maaf, saya tidak sengaja, yasudah kalau seperti itu, saya pergi dulu.. " ceklek... " maaf, dokter aisa apa anda punya waktu? ada pasien yang harus di operasi hariini. " ujar salah satu suster. aisa memijit pelipis nya " saya lupa, baik silahkan siapkan ruang operasi, saya akan ke sana sekarang. " lirih aisa. " ya sudah aku pergi dulu ya aisa, semangat jangan bikin pasien sekarat hahaha. " " apaan sih hahaha. " ....... aisa sampai di rumah tepat jam 11 malam, ia benar benar lelah sekali bahkan kepalanya sangat pusing. " assalamu'alaikum, mas? aisa pulang. " ucap aisa mengetok pintu rumahnya. "oh iya saya lupa ya Allah, tadi mas agra bilang akan kembali ke pondok. " lirih aisa, lalu membuka pintu rumahnya. ia berjalan ke dapur mengambil segelas air, sekalian meminum vitaminnya. " cepat tumbuh di rahim mama ya nak. " lirih aisa mengusap perut ratanya. setelah membersihkan tubuhnya, aisa merebahkan tubuhnya di kasur, lalu meraih ponselnya untuk menghubungi agra. " assalamu'alaikum mas? " " waalaikumsalam, ada apa aisa? " " aisa mau bilang, kalau aisa udah dirumah, oh ya mas udah sampai ke pondok? " " alhamdulillah sudah, telfonnya saya tutup dulu ya? sudah telat soalnya, jangan telat makan, lusa saya pulang ke situ, tolong di jaga nutrisi tubuhnya " aisa terkekeh " iya suamii, kamu juga jaga kesehatan ya.. " tut.... " semoga pernikahan kami selamanya kekal ya rabb... "

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.7K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

TERNODA

read
198.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
60.4K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook