65

701 Words

Seperti rencana sebelumnya, aku dan dua sahabat kembarku ini pulang ke Purwakarta. Kami memesan taksi online setelah selesai kelas. Kedua temanku ini tampak sangat bersemangat. Mereka menyempatkan membeli banyak makanan untuk Kautsar dan bunda nanti. Aku sengaja tidak mengabari bunda sebelumnya. Ia hanya tahu bahwa aku akan pulang, tanpa tahu si kembar ini turut serta. Ini akan menjadi kejutan untuk bunda yang selalu senang saat kedatangan temanku. "Terakhir ke rumah kamu waktu bundamu lahiran. Sampai lupa lagi jalannya," ucap Nadia memecah keheningan. "Iya, karena gak punya sodara di Purwakarta aku ke sini cuma waktu itu sama sekarang doang loh," tambah Nadin. "Nanti harus lebih sering lagi kalau udah gak kuliah lagi. Kalian wajib mengunjungi aku ke sini!" timpalku. "Siap! Nanti main

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD