Lena berpose di depan kamera dengan rasa kepercayaan dirinya yang tinggi. Tentu saja percaya diri, dia dikaruniai wajah cantik dan bentuk tubuh ideal. tidak semua wanita seberuntung dirinya. Seperti biasa juga, Lena tidak pernah mengecewakan pihak agensi. Pakaian yang dikenakan Lena selalu laris manis terjual, baik itu dari brand lokal atau brand ternama. "Off fulu! kita istirahat sebentar!" ucap manager yang membuat segenap kru bersorak. Makan siang selalu ditunggu-tunggu setelah dari pagi bekerja. Lena memasang jaket yang tadi dia letakkan di sofa. "Eheeem!" dehem Edgar tepat di telinga Lena. "Lah mas, kok kamu ada di sini?" tanya Lena kaget. "Menjemput istri kecilku yang kabur." jawab Edgar tersenyum semanis mungkin. "Ahhh jangan senyum, meleleh akutuh!" ucap Lena memukul manja bah

