82. Extra part 3. Tidak boleh pamer

1033 Words

Nathan mengkayuh sepedanya dengan kencang. Ia bersorak senang saat teman-temannya jauh di belakang. Bodyguard yang mengawal Nathan seketika meringis, ia takut kalau anak majikannya nyusruk di jalan. Kalau nyusruk sudah pasti dia yang kena murka bosnya.  "Yeeeyy menang!" teriak Nathan girang. Saking girangnya, anak itu lepas setir untuk tepuk tangan. Karena gaya sok nya itu, membuat Nathan kehilangan keseimbangan dan jatuh tersungkur di tanah. Diva dan Tio menertawakan Nathan dengan keras.  "Ahahaha syukulin Nathan jatooh!" sorak Tio menjulurkan lidahnya.  Agil, sang bodyguard Nathan langung tanggap menolong bocah itu.Nathan merungut kesal. Saat pak Agil membantunya, harga dirinya dipertaruhkan. "Pak Agil kenapa sih tolongin aku?" tanya Nathan dengan kesal. "Kan memang tugas bapak untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD