**Bab 118: Korban Perang** Setelah dirundingkan bersama, akhirnya Halvir, Hans, dan Gavriel sepakat untuk membawa beberapa klan yang ikut bersama Balder menuju Desa Hutan Biru. “Dira, kita akan melakukan perjalanan bersama kelompok lain. Kau tidak keberatan?” tanya Halvir sambil mengangkat Anindira ke dalam gendongannya. Sambil berjalan, ia menjelaskan situasi pada Anindira, Lila, dan tiga Singa pengawal. “Tidak masalah,” jawab Anindira ringan. Senyumnya mengembang hangat. “Justru akan menyenangkan kalau kita bisa berjalan bersama. Ya, Lila? Kita akan punya teman untuk berbincang selama perjalanan.” Lila menoleh padanya, lalu mengangguk kecil, sedikit pasrah tapi tidak keberatan. Sejak beberapa waktu lalu, Lila sudah menganggap Anindira seperti kakaknya sendiri. Bagi Lila, Halvir, Han

