**Bab 198: PRAMUKA** ''Seandainya kita buat grup, bagaimana lebih rincinya?'' tanya Ruvi, matanya bersinar penasaran, jelas tertarik dengan ide Ezra. ''Maksudku, kita bisa kumpulkan anak-anak muda itu dalam satu kelompok, dipimpin oleh satu orang yang lebih dewasa… Untuk hal ini, kita bisa belajar dari Hans atau Gavriel,'' jelas Ezra, matanya menatap masing-masing anggota, menekankan pemikiran strategisnya. ''Klan Singa sudah sering menerapkan ini, bukan?!'' Mendengar itu, semua langsung menoleh ke arah Gavriel dan Hans, ekspresi mereka beragam—antara penasaran, skeptis, dan sedikit geli. ''Ezra, dari mana kau memahami semua ini?'' tanya Mischa, alis terangkat, penasaran. ''Dari Dira, Zia, dan juga Lila…'' jawab Ezra, senyum cantik menghiasi wajahnya. Mereka mengerutkan dahi, wajah b

