**Bab 199: SUAR** Setelah diskusi dengan Keluarga Kepala Desa selesai, Halvir segera beranjak pergi berburu, meninggalkan Gavriel yang kembali mengurus anak-anak kembarnya sekaligus menyiapkan kebutuhan rumah. Anindira duduk di teras, menggendong Atthy dan Keffy sambil menyusui mereka, menatap Hans dengan mata berbinar penuh ide. ''Kak, apa kau ingat bubuk mesiu yang waktu itu?'' tanya Anindira, suaranya penuh semangat. Hans menoleh, wajahnya langsung serius namun antusias, ''Ya, tentu saja. Kenapa?'' ''Bagaimana kalau kita membuat Sinyal?!'' seru Anindira, matanya bersinar. Hans mengerutkan alis sebentar, kemudian ujung bibirnya tersenyum naik karena rasa penasaran dan semangatnya yang tumbuh, ''Sinyal?'' ''Ya… kau ingat ceritaku tentang PRAMUKA? Kami belajar berkomunikasi dan meng

