Bab 12 Rasa Sakit dan Rencana Penyerangan

2634 Words

New York, NIA building, 3 Desember 2018. 10.00 AM Denaya memandangi komputernya dengan fokus. Memahami kasus yang sedang dikerjakannya bersama Maxleon. Kasus terkait penjualan gadis-gadis di Amerika Serikat—yang terdengar lebih buruk daripada prostitusi karena penjualan itu bukan hanya untuk pemuas kebutuhan laki-laki, tapi untuk melakukan apa saja. Mereka baru saja selesai rapat. Maxleon sudah mengabari Marvin Twain. Dan laki-laki itu bilang bahwa mereka hanya harus membawa gadis yang akan ditawarkan padanya besok malam. Mengenai lokasi akan dikabari nanti. Tim Intelijen sedang sibuk mengatur rencana, karena tidak mungkin Marvin Twain datang tanpa persiapan matang. Mereka juga akan melindungi diri dengan tameng terkuat yang bisa dibangun. Suasana kerja yang kondusif seketika rusak saat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD