Bab 13 Pertempuran di Pelabuhan

1458 Words

Jantung Denaya nyaris jatuh ke tanah. Marvin Twain mengetahui identitas mereka! Pria itu mengetahuinya. Ia bersyukur Maxleon kini menggenggam tangannya. Maxleon tidak goyah sama sekali. Membuat Denaya nyaris berteriak kagum karena ekspresi Maxleon juga masih sama. “Apa maksudmu?” tukas Maxleon tanpa ada perubahan ekspresi dengan sebelumnya. “Hah! Berhentilah berpura-pura. Ini bukan pertama kalinya seorang pegawai kepolisian datang untuk mengelabuiku. Kaupikir rencanamu ini berhasil? Gagal! Ini benar-benar GAGAL TOTAL!” Marvin Twain berteriak di depan wajah Maxleon, membuat emosi Maxleon tidak lagi terbendung. BUG! Tinjuan Maxleon spontan saja melayang ke wajah Marvin Twain. Membuatnya mundur dari posisinya. “Kau bilang aku apa? Menipumu? Petugas kepolisian?” “Tentu saja! Memangnya k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD