Chapter 10 : Panini (Part 2 ) Tiga hari setelah kejadian dirinya nyaris membakar kantor tempatnya bekerja, sifat Athan berubah. Laki-laki itu menjadi sedikit dingin terhadapnya. Seharusnya Kiran merasa senang karena Athan tidak berusaha mendekatinya lagi. Tapi dalam lubuknya hatinya yang paling dalam , ia juga merindukan laki-laki itu. Kebersamaan mereka yang cukup lama bukanlah hanya kenangan semata. Ada bukti nyata dari kisah cinta keduanya. Hari ini Kiran terpaksa izin tidak masuk kerja. Sejak semalam ia merasa kurang sehat, begitu juga dengan Ken. Setelah dicek suhu tubuhnya, ternyata Ken terkena demam. Untunglah di rumahnya selalu sedia obat-obatan. Setelah sarapan, Kiran membujuk anaknya itu untuk meminum obat. Kiran berterima kasih sekali dengan pembuat obat penurun demam dengan r

