Tepat setelah jumpa pers selesai diselenggarakan, internet disibukan dengan banjiran komentar orang-orang yang telah selesai menonton siaran itu beserta mereka yang tertinggal berita. Banyak orang menuntut siaran ulang, dan media akhirnya berkompromi untuk menanyangkan siaran ulangnya di hari berikutnya. Mereka yang hanya bisa bersabar sekali lagi membuka media sosial mereka, memerhatikan perdebatan panas antara orang yang pro pada Mia dengan 'penggemar' Mia yang masih tidak bisa memaafkan sikap gadis itu. [Apanya yang trauma? Mereka hanya mengada-ngada untuk menutupi fakta bahwa p*****r itu adalah orang yang senang memberikan tubuhnya pada pria-pria kaya.] [Apa kamu tidak melihat wajah pucat nya setelah mereka membicarakan keluarganya huh? Sesuatu pasti benar-benar terjadi sebelumnya!

