15. Shalat di Masjid

1007 Words

Nick gelagapan saat ditanya seperti itu oleh istrinya. "Gak perlu, paling telepon gak penting," jawab Nick, gugup. "Kok Mas bisa tau itu gak penting? Kan gak kelihatan siapa yang telepon," tanya Ima lagi. Ia sedikit heran melihat sikap suaminya itu. "I-iya, soalnya dari tadi neleponin terus. Makanya aku gak angkat," jawab Nick. Jantungnya berdebar cepat, ia khawatir Ima akan mengetahui bahwa yang menghubunginya adalah Amber. "Ya udah, biar aku aja yang angkat ya, Mas?" tanya Ima. Tangannya hendak mengambil ponsel Nick. "JANGAN, SAYANG!" pekik Nick. Ia sangat terkejut melihat Ima hampir menjawab panggilan tersebut. Ima yang hampir menyentuh ponsel suaminya pun menghentikan gerakkannya. "Eh, maaf. Gak sopan, ya?" Ima jadi tidak enak hati karena hampir menyentuh barang pribadi suaminya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD