Siang itu Arion benar-benar datang menjemput Sharletta dengan pakaian bebasnya seperti biasa. Tapi, kali ini Letta keluar lebih lama karena kebagian tugas bersih-bersih kelas yang selalu diacak setiap harinya. Dhira menunggu Letta di bangku depan kelasnya sedangkan murid lain suah keluar lebih dulu. Hanya ada tiga orang yang piket setiap harinya. Dalam sebulan, semua murid pasti kebagian tugas bahkan ada yang dapat beberapa kali. Di sisi lain Ruri yang sudah berjalan sampai gerbang melihat Arion duduk di sebelah tukang siomay dengan santainya. Ruri membiarkan Aliyah pulang duluan. Gadis berambut panjang itu sengaja menunggu sampai Aliyah hilang di tikungan dan dia pun beranjak mendeki Arion. “Mau ketemu Letta ya?” tanyanya dengan melempar senyum. Arion hanya menoleh karena terkejut tib

