Bab 29

1856 Words

Niko kembali beberapa saat kemudian. Tangannya penuh dengan kantong belanja berisi makanan. Aroma hangat langsung menyebar begitu ia melangkah masuk ke dalam kamar rawat. “Maaf agak lama,” ucapnya santai. “Tadi sekalian cari yang bisa dimakan semua.” Ia meletakkan satu per satu bungkusan di meja kecil. Tidak hanya satu jenis—ada makanan berat, camilan, bahkan minuman hangat. “Ini buat Tante,” katanya sambil menyodorkan satu kotak ke arah Mila. “Yang ini nggak terlalu berminyak.” Mila tersenyum. “Wah, repot-repot sekali…” “Nggak apa-apa, Tante.” Lalu Niko menoleh ke Rafa. “Kalau ini buat kamu,” ujarnya, menyerahkan makanan yang jelas lebih menarik untuk anak-anak. Rafa langsung berbinar. “Wah! Terima kasih, Om!” Niko tertawa kecil, lalu akhirnya menatap Sinta. “Dan ini… buat ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD