Jakarta, Desember 2020 Gerimis telah reda sepenuhnya. Kendaraan-kendaraan—didominasi oleh motor—macet dan berbaris semrawut memenuhi setiap sisi perempatan lampu merah. Kaca jendela kursi belakang Rolls Royce Phantom diturunkan. Seorang gadis menyelipkan sebatang rokok di antara kedua belah bibir dan menyulutnya. Gadis itu Anna. Annamaya Ditta Iskandar. “Kamu merokok?” Rara—seorang asisten pribadi tunangannya yang ditugaskan untuk menjemput dan mengurus segala kebutuhannya—menoleh dari balik kemudi ke arahnya. Rara tidak mendapat jawaban. Anna merasa tidak perlu menjawab pertanyaan retoris. Percuma, sia-sia dan buang waktu. Dua gadis remaja yang terkikik-kikik di pinggir jalan lebih menarik perhatiannya. Apa yang lucu dari sebuah ponsel yang mereka pegang? Tiba-tiba terdengar jeritan.

