#15

1354 Words

Ruangan 3X3 meter yang penuh barang-barang tak membuatku sesak. Aku cukup menyukai ini. Tidurku nyenyak karena penghangat menyala dengan baik. Namun, saat terbangun, aku terdiam di bibir ranjang dan sadar, hari ini bukan kemarin lagi. Hari ini adalah baru. Waktu yang tak pernah ada dan tiada pernah kubayangkan dalam hidup: hari tanpa Mama. Air mata menetes, lama-lama menjadi seperti guyuran hujan deras. Aku menutup wajah dengan telapak tangan dan membungkuk, menahan sakit yang mendera. Sakit sekali. Sakit bukan main. Untuk beberapa saat, aku membiarkan waktu berlalu. Tak kuhentikan tangis. Kulepas semua yang tertahan, kugali semua yang pernah kupendam. Hanya pagi itu. Setelah berpuas diri meratap dan meringkuk di tempat tidur, kusadar hidup harus terus berjalan. Aku bangun, mandi, menyant

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD