Bab 33

196 Words
Eric menatap malu Thalia, mereka kini sudah kembali ke rumah. Chloe dan Alrez sudah pulang kembali ke istana duyung. "Bagaimana? Apa kamu mau aku gendong saja di punggung?" tawar Eric. Jalan dari pantai ke rumah masih sangat jauh. Thalia nampak kelelahan. "Bagaimana kalau kita menginap saja?" tanya Thalia menunjuk guest house. Eric setuju, dia juga ingin beristirahat karena sudah malam. Thalia sangat senang karena Eric dengan dirinya akhirnya bertemu. Mereka istirahat sejenak di guest house ini. "Kau mau kita tidur sekamar atau memesan dua kamar saja?" tanya Eric. Thalia tertawa, kenapa Eric harus mempertanyakan hal itu? Tentu saja Thalia lebih memilih memesan dua kamar saja. Eric hanya menggodanya. Esok paginya, mereka sudah kembali fit, Thalia mencoba menggunakan sihirnya kembali, dia berhasil. Dia teringat mereka berdua harus mencari batu pisces aquamarine agar mereka bisa menjadi manusia seutuhnya. Batu itu terletak di tempat para dewa berkumpul, itu artinya batu itu berada di Athena. Keduanya tidak memiliki cukup uang untuk menaiki pesawat. Mereka akhirnya memutuskan berenang sampai ke Athena. Memang cukup jauh, tetapi tekad telah membuat mereka nekat melakukan hal ini. "Aku ingin bertanya satu hal kepadamu Thalia, kenapa kamu ingin menjadi manusia?" tanya Eric menatap Thalia dengan sungguh-sungguh.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD