Sudah saatnya kembali ke Asrama, tapi gue masih terpikir akan barang~barang gue yang tertinggal di rumah Pibi. "Pibi, bagaimana dengan barang gue yang masih ada di rumah elo?" "Nanti gue minta Nanny mengirim barang kita kembali ke asrama," sahut Pibi santai. Dia menggandeng gue masuk ke komplek asrama SMA De HUGO. "Boooy!!" teriak suara cempreng di belakang gue. Gue menoleh dan menemukan Johny berlari sambil mengembangkan tangannya, berniat memeluk gue. Begitu Pibi menoleh dan melotot geram padanya, Johny spontan mengerem langkahnya. "Hei Pibi, hari yang cerah bukan?" sapa Johny kikuk. Gue menyikut Pibi, memberi kode agar mulai bersikap manis. Pibi tersenyum alot, dan menjawab dengan nada kaku, "iya, cerah." Johny bengong mendapat jawaban sebaik itu dari Pibi. "Lo betul Pibi, ka

