My Sweeties Boy ~ 25

1516 Words

Dari pantai, Pibi mengajak gue check-in hotel dan dia hanya memesan satu kamar. Gue merasa jengah saat sang resepsionis menatap gue dengan pandangan aneh. Atau gue yang terlalu sensi? Entahlah, mungkin Pibi mengatur demikian karena kami telah terbiasa tidur sekamar. Jadi otomatis dia memesan satu kamar doang. Tapi itu dengan status gue sebagai cowok. Masalahnya, sekarang gue tengah berdandan sebagai cewek. Gue khawatir dipandang sebagai cewek nakal oleh orang lain. Seandainya gue meminta kamar lain, apa Pibi mau mengerti? Arghhh, mengapa posisi gue dilematis sekali? Gue menunduk malu saat berjalan menuju kamar hotel yang kami pesan. Pibi memeluk bahu gue dengan posesif hingga gue semakin risih. "Home sweet home!" seru Pibi senang sambil menjatuhkan dirinya di ranjang begitu ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD