CK 8

494 Words
Setelah pertemuan singkat dengan Lidya, Amri juga bertemu dengan Pak Burhan ayah Lidya Amri adalah seorang duda yang ditinggalkan oleh istrinya meninggal dunia setelah melahirkan putri mereka Amri dulu pernah menaruh hati pada Lidya tapi Amri merasa tidak percaya diri karena kala itu usia yang terpaut 10tahun dan status sosial mereka Dulu ayah Lidya memiliki sebuah usaha dan Amri ikut kerja pada beliau Itulah yang menyebabkan Amri minder untuk mendekati Lidya Kini kehidupan Amri sudah lebih baik dari sebelumnya Ya kini Amri telah memiliki sebuah usaha konstruksi yang tengah ia rintis di negri jiran Malaysia Setelah berbincang dengan pak Burhan tadi Amri jadi mengetahui kalau Lidya juga sendiri Kini tekatnya untuk mempersunting Lidya sudah bulat ia akan segera melamar Lidya dan menjadikan Lidya ratu dalam hidupnya sebelum mereka pulang ke tanah air Ia bertekad akan segera menemui pak Burhan selaku wali Lidya Beberapa saat kemudian setelah melaksanakan sholat di masjid nabawi Amri menemui Pak Burhan yang keberadaannya tidak jauh darinya "Assalamualaikum pak Burhan" sapa Amri "Wa alaikum salam, Eh Amri habis sholat juga" "Ya pak dan saya sengaja kesini mau bicara sama bapak" "Ya ada apa yaa? "tanya pak Burhan binggung " Nggak ada apa apa kok pak, gimana kalo kita menepi ditempat yang agak sepi" ajak Amri "Ayok" jawab pak Burhan seraya berdiri Setelau tiba di tempat yang tidak banyak Orang Amri mengutarakan niatnya pada pak Burhan dan seketika langsung dijawab oleh pak Burhan "Amri bapak percaya sama kamu tapi bapak juga ndak bisa memutuskan sendiri tanpa persetujuan dari Lidya, kamu tahu, dulu bapak juga pernah berharap kamu jadi menantu bapak tapi harapan bapak putus ketika kamu lebih memilih keluar dari tempat bapak, sekarang bapak akan memberitahukan pada Lidya bapak ndak mau memaksa Lidya menerima kamu, pesan bapak jika Lidya menolak kamu jangan memaksa ya dan jika Lidya menerima kamu harus berjanji pada bapak kamu akan membahagiakan Lidya jangan sakiti dia sudah cukup sakitnya dan banyak luka yang Lidya dapatkan ganti rasa Sakit Lidya dengan kebahagiaannya, kamu tahu rasanya bapak pernah gagal mengizinkan Lidya bersama orang yang salah tapi Ketika Lidya sudah bisa kembali bangkit bapak merasa bangga pada anak bapak, anggap juga anak anak Lidya seperti anakmu sendiri, jangan pernah membedakan bedakan antara anakmu sendiri dan anak Lidya, dan pikirkan baik baik sebelum kamu meminang putriku, jika kamu sedikit saja menyakitinya kamu yang akan langsung berhadapan dengan bapak" "Ya pak saya janji apapun keputusan Lidya akan saya terima dan jika Lidya menerima saya, saya akan menjadikan Lidya ratu dalam hidupku pak, saya berjanji akan selalu melindungi Lidya dalan keadaan apapun" jawab Amri mantap Seketika itu pak Burhan langsung memberi tahu niat Amri pada Lidya dan sang istri begitu Amri akan memberitahu ibunya keinginannya Semoga kabar yang baik untuk keduanya... * * * * * * * Hai hai aku datang lagi maaf ya up.nya lama banget biasa dunia nyata lagi butuh perhatian yang lebih Yuk tinggalin jejaknya dengan pencet love dan koment biar aku makin semangat nulisnya Sehat selalu para pembaca setiaku
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD