Alex tak pernah sedikit pun mengira bahwa Aya akan sanggup melakukan tindakan yang sangat tidak bisa ia pahami sama sekali. "Bukan peluru yang akan membunuh aku, Ayana Soedrajad. Tapi cinta kamu pada aku yang jika terhapus yang akhirnya akan membunuh aku secara perlahan namun pasti!" ucap Alex dengan begitu yakin kepada Aya-nya, kekasihnya. "Mencintai kamu hanya akan membuat aku terpasung dalam bayang-bayang Achary, Alexis Sanjaya!" balas Aya dengan sangat tegas dan ketus khas dirinya. "Aya. Aku tidak bisa memilih dari keturunan siapa aku dilahirkan," sahut Alex lagi, dan apa yang ia katakan itu amat sangat benar. Karena seseorang tidak akan bisa memilih takdirnya untuk lahir dari keturunan siapa. "Kalau begitu tinggalkan! Apa yang kamu dapat hanyalah pemberian, bukan hasil kerja ker

