"Zavier, aku sudah muak dengan sikapmu," ujar Kikan sembari menatap penuh gairah pria yang sudah tergeletak tak berdaya karena alkohol itu. Kikan meminta orangnya membawa Zavier ke hotel setelah perayaan kecil keberhasilan Kikan mendukung Zavier kembali ke membangun perusahaan. Dia merasa dikhianati karena Zavier terus menolak untuk melepas Dyra. Sampai di kamar hotel, Zavier membuka sedikit matanya. Dia melihat Kikan tengah menyisir rambutnya di depan cermin. Punggung mulus wanita itu terlihat mulus karena gaun malam tipis yang dia kenakan. "Jam berapa sekarang?" tanya Zavier. "Kamu bangun?" sahut Kikan dan segera berjalan ke arah pria yang amat dia cintai. "Kamu terlalu banyak minum, apa kepalamu pusing?" tanya Kikan penuh perhatian sembari membelai lembut rambut Zavier. "Hm," j

