Pernikahan Tanpa Media

1052 Words

Dyra sampai ke rumah yang sudah dia tinggalkan selama dua tahun. Rasanya begitu hangat begitu dia menginjakkan kakinya di sana. Matanya mengamati sekeliling yang sama sekali tak berubah walau sudah tak lama dia lihat. Tata letak ruangan juga sama persis dengan kali terakhir dia berada di sana. Wajah wanita itu bersinar terang, matanya berkaca-kaca dan hatinya masih tak percaya. Dia pikir, sekalipun berpisah dengan Zavier ini tak akan membuatnya secepat itu kembali ke pangkuan orang tuanya. "Bibi sudah siapkan kamarmu, aku memintanya menyiapkan selagi pergi menjemputmu," ujar Tuan Anan. "Papa seyakin itu untuk membawaku pulang?" tanya Dyra. "Tentu saja, semua sudah cukup dan harus dihentikan," balas Tuan Anan yakin. Dyra mengulas senyuman, matanya memang bengkak karena tangisan ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD