Perubahan Sikap Ivan.

1715 Words

Akhirnya, Ivan membawa Melly langsung ke Kota Madiun. Lelaki itu mereservasi satu Resto yang lumayan cukup terkenal di Kota itu, dengan menu yang mungkin saja cocok di lidah istrinya. Walau dengan wajah cemberut, Melly tetap melahap semua pesanannya. Bukan begini yang Melly inginkan. Perempuan itu ingin makan di tempat, sembari menikmati suasana pinggir jalan dengan banyaknya pedagang kaki lima juga angin yang sepoi-sepoi. Tapi, suaminya itu sudah pasti tidak akan mau dan mengijinkan dirinya makan di tempat seperti itu. Ivan sampai membulatkan matanya. Saat Melly benar-benar menghabiskan semua hidangan yang ada di atas meja makan. "Kamu nggak makan?" Tanya Melly sembari mengambil segelas air, lalu meminumnya. Ivan menggeleng sembari terkekeh kecil. "Aku kenyang liat kamu menghabisk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD