Syauqi sudah melakukan semuanya hari ini. Ia benar-benar bersenang-senang seorang diri. Ia makan, nonton film, belanja, dan melakukan apa pun yang ia inginkan. Ia bahkan lupa berapa banyak yang ia habiskan hari itu. Ia menggunakan alasan karena bosan, padahal ia ingin melupakan sosok Salma yang kini sering bersarang di kepalanya. Namun, harinya itu sudah ia mulai dengan cara yang salah karena berurusan dengan Salma pagi tadi di dekitar ibu-ibu komplek. Harusnya ia tidak usah ikut campur dan diam saja. Syauqi membuang napas kasar. Ia berdiri di batas pembatas kaca lantai tiga. Ia melongokkan kepalanya ke arah bawah, di mana ia bisa melihat orang-orang sibuk lalu lalang dengan aktivitasnya masing-masing. Rasa bosannya benar-benar tidak menghilang. Ia melirik jam tangan di lengan kirinya. Wa
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


