DEMETRA “Ayo cepat, Mi!” seru Nanda melihat gue dari luar dengan gemas. “Pakai bengong segala!” “Lah, kalian buru-buru gitu kenapa coba?” tanya gue heran sambil keluar mobil. “Kebelet b***k?” “Jorok lo!” sahut Bila yang langsung menyambar tangan gue, lalu berjalan mengikuti Nanda dan Asti yang sudah berjalan di depan dengan cepat. “Kenapa sih kalian? Kayak dikejar-kejar setan begini!” keluh gue dengan malas. Kami memasuki lobi lift dan saat itu gue pun sadar. Teman-teman gue ini rupanya mau lihat dari dekat cowok yang katanya keren tadi. Astaga naga domba biawak cecurut dan teman-temannya!!! Nggak penting banget! Keinginan mereka tercapai karena cowok m***m dan cewek bohay itu, masih ada di sana. Menunggu lift sambil berpelukan mesra nggak pada tempatnya. Emang sih nggak ada orang

