Erika Berulah

1146 Words

Jagat sengaja mengemudi sepelan mungkin agar waktunya bersama Kaluna sedikit lebih lama. Saat ini, mereka sedang berada di perjalanan pulang dari kedai soto lamongan. "Gimana tadi sotonya? Enak kan?" Kaluna segera menoleh ke samping, menatap sekilas pria yang tengah sibuk mengemudi dan matanya fokus lurus ke depan. "Mas sudah menanyakan pertanyaan itu berulang kali." "Emang iya ya? Perasaan saya belum nanya ke kamu kok Luna." "Sifat pelupa memang nggak mandang usia sih," balas Kaluna yang sebenarnya tengah mengatai Jagat pikun atau pelupa. Tapi Kaluna yakin, itu hanya alasan saja. Jagat terkekeh mendengarnya. Kaluna tetaplah Kaluna yang selalu santai tapi kadang sedikit ketus juga saat menjawab. Meski tidak pernah tersenyum, Kaluna tetap menarik perhatian Jagat. Tidak masalah jika K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD