Kaluna kembali menghela napas, ketika sang kakak mampir ke rumahnya pagi ini. Sebenarnya, tidak masalah juga bagi Kaluna, hanya saja dia sedang malas jika nanti sang kakak mengajaknya berdebat di pagi hari. Karena dia tau, Milana memang suka sekali memancing. "Mobil lo kok nggak ada? Ke mana? Untung gue nggak langsung puter balik." Ya, Milana hampir saja putar balik saat tidak melihat adanya mobil yang terparkir di halaman depan. "Oh itu, gue bawa ke bengkel semalem." jawab Kaluna berbohong. Sengaja tidak ingin jika sang kakak mengetahui kemana mobilnya saat ini yang sebenarnya. Urusannya akan semakin panjang jika sang kakak mengetahui jika mobilnya itu dibawa oleh seorang laki-laki. Sebab Kaluna sangat paham betul bagaimana mulut kakaknya itu jika sudah bicara. Sangat menyakiti! "Kena

