Bab 32

1405 Words

Suasana di ruang tamu saat ini mendadak menjadi canggung. Lebih tepatnya, hanya Jagat yang merasakan hal tersebut, sebab kakak beradik yang duduk berjauhan itu hanya diam dan saling melirik sinis satu sama lain. Jagat bahkan sempat merasa menyesal datang di waktu yang tidak tepat. Jagat berdehem, yang mana membuat Kaluna maupun Milana menoleh bersamaan ke arah pria itu. Hal tersebut membuat Jagat tersenyum canggung dilihat seperti itu. "Maaf, tiba-tiba nggak enak tenggorokannya." ujar Jagat sekenanya. Milana lantas menyahut, "duh, susah deh kalau pemilik rumahnya nggak peka. Buatin minum kek buat tamu. Jangan kayak orang susah Lun. Atau minimal kasih aja air putih, kalau lo emang terlalu perhitungan buat ngasih tamu." Wah, Jagat tidak menyangka jika mulut kakaknya Kaluna benar-benar se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD