Terpaksa dan Rindu

1081 Words

Atifa sudah di jemput oleh sepupunya. Sebenar nya tadi Atifa ngotot ingin menemani Alayya pulang naik Bis, tapi Alayya melarang nya. Alayya tau bahwa sejak peristiwa di kantin tadi membuat sahabatnya itu khawatir. Tapi Alayya mencoba meyakinkan Atifa bahwa ia baik-baik saja, dan berhasil. Tin Tin Tiba-tiba saja sebuah mobil berwarna putih berhenti di sampingnya. Alayya pun menghentikan langkahnya. Dan Alayya terkejut saat si pengendara membuka jendela mobil yang berwarna putih itu. Ya, itu adalah Abrar. "Masuk" perintah Abrar. Alayya masih terpaku di tempat nya. Tatapan matanya kosong. Abrar pun mendengus saat dilihatnya Alayya hanya diam tak bergerak. "Masuk" ulang Abrar. Kali ini dengan nada yang sedikit keras. Dan ternyata berhasil membangunkan Alayya dari lamunanya. "Siapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD