Keesokannya di sekolah, Alayya dan Atifa datang ke meja dimana Abrar dan dan kedua sahabat nya biasa duduk. "Eh ada Alayya" Ucap Gilang yang berhasil membuat Abrar mengalihkan fokusnya yang semua pada game di handphone nya menjadi pada Alayya. Alayya tersenyum tipis. "Mau ngapain Al?" Tanya Gilang basa-basi. Padahal ia sudah tahu bahwa Alayya ingin memberikan makanan gratis padanya. "Cuma mau ngantar ini. Maaf semalam aku gak bawa bekal. Jadi gak buat nasi goreng. Tapi yang ini aku banyakin kok" Kata Alayya. "Widiiih, makasih ya Alayya. Lo kok baik banget sih. Jadi cewek gue mau ?" gurau Gilang. "Dih" Sela Atifa yang berdiri di belakang Alayya. "Mana mau Alayya sama kadal aer kaya lo" Sahut Rangga. "Setuju! Gue gak bakalan ijinin sahabat gue pacaran sama dengkul tokek" Ejek

