49

2937 Words

"Mbak Dara," Panggil Warda menghampiri Dara yang tengah bersama Rizky memberi pupuk tanaman di pot. "Ada apa Warda." "Bapak tadi telepon mbak, katanya mas Kenan masuk rumah sakit, pingsan." Deg! Dara merasa tersengat listrik, ia sangat khawatir, namun Dara berusaha menepis rasa khawatir itu jauh-jauh. Ia berusaha untuk tak peduli lagi dengan Kenan. Tapi hati dan otaknya tidak pernah bisa sinkron. "Kenapa Ken bisa pingsan?" Tanya Dara pada akhirnya. "Kata bapak, mas Kenan khawatir sama mbak Dara, mas Kenan mabuk-mabukan mbak, terus akhir-akhir ini mas Kenan gila kerja, pola makannya juga ndak teratur. Mas Kenan cari-cari mbak terus." Jelas Warda. "Biarin aja Warda, pasti Naira ngerawat dia." Ujar Dara kembali melakukan kesibukannya. "Oh iya mbak, Aku sampek lupa, bapak waktu i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD