bab.2 pak polisi

1008 Words
"setelah selesai memeriksa surat surat motor Bakri, semua lengkap aman kata polisi, namun kamu tetap saya akan tilang, karena tidak mengunakan helem, ucap tegas pak polisi,karena sudah menjadi peraturan dan kewajiban setiap pengendara motor, untuk mengunakan helm di jalan raya,lalu Bakri pun sambil sedikit trseyum menjawab kita atur damai saja pak bagaimana, ujar Bakri sedikit merayu pak polisi,"Atur damai bagaimana? Bakri mencoba menjelaskan dengan sedikit merayu, gini pak bagaimana kalo saya belikan roko dan minum untuk bapak, aku lihat lihat pak polisi kelihatan cape dan haus karena bertugas.. "Polisi pun mulai berpikir dan tergoda dengan ucapan Bakri,ya juga ya dari pada saya harus bawah motor butut yang sudah batuk batuk ini kekantor..nanti ngerepotin saya sendiri ujar pak polisi kepada Bakri,..Bakri sedikit kesal dengan jawabang polisi karena motor saingan Valentino Rossi,dibilang butut Dan batuk ..batuk,.. lalu bakri pun bertanya sambil tersenyum, "gimana pak mau gak ? Baik lah saya setuju kata pak polisi, Bakri tersenyum gembira mendengar jawaban pak polisi, hemm.. ya sudah tunggu sebentar saya ke warung seberang jalan pak beli minum dan rokok, namun sebelum Bakri beranjak pergi ngomong ke polisi, tapi nanti pak angkat tangan kalo saya tunjuk, takutnya mba warungnya nanya di suruh siapa!, tanpa mikir pun pak polisi bilang oke aman.. "Bakri sambil jalan menyebrang dia merencanakan sesuatu untuk menjaili dan mengerjai pak polisi,karena sedikit kesal dengan omongan polisi tentang motor balapnya itu,.. ..PERMISI.. PERMISI...PERMISI..saya mau beli., oh iyya ya bang mau beli ap?..jawab mba mba warungnya, Beli rokok sama minum.. mba rokoknya kasih 4 bungkus dan minumnya 2 botol, ya tunggu sebentar bang, jawab mba warungnya, sambil gambling barang yang di minta bakri,ini rokok dan minumnya bang, tapi saya di suruh kata Bakri,Disuruh sama siapa?,.Bakri sambil nunjuk kearah polisi yang berada di seberang jalan, lalu sontak pak polisi lansung angkat tangan, karena emang tadi meminta angkat tangan kalo Bakri menunjuk ke arahnya, sebelum dia berjalan ke warung,..katanya pak polisi nanti yang mau bayar rokok dan minum ini Mbak.. jawab Bakri kepada mba yang jaga warung, "Oh ya sudah kalo begitu kata mba warungnya,mba warung gak curiga sama sekali karena pak polisi yang menyuruh, apalagi pas Bakri menunjuk ke arah polisi itu dan di respon oleh polisinya,Bakri tersenyum sambil mengambil rokok dan minum itu, lalu pergi meninggalkan warung, sembari mengantongi 2 bungkus rokok, dan 2 bungkus lagi di pegang di tangannya beserta minum,untuk di kasih ke polisi polisi itu..kebetulan ada dua polisi yang bertugas menjaga di hari itu..dan polisi yang lainnya bertugas di tempat lain.. "Setelah Sampai di depan polisi, bakri pun menyerahkan rokok dua bungkus dan minum dua botol", dua bungkus rokok lagi yang berada di kantongnya, dia tidak menunjukan kepada polisi itu, " pak ini rokok dan minum yang tadi sudah kita sepakati,tentan jalur damai supaya saya tidak di tilang kata Bakri ke polisi, oh iyya terima kasih sembari tersenyum gembira, lumayanlah dapat rokok gratis dan minum ujar pak polisi dalam hati.. Bakri sembari sedikit tersenyum dan berkata ke polisi,Kalo begitu saya pamit pak ingin melanjut kan perjalanan saya,kalo sudah aman dan tidak ada lagi keperluan, soal saya lagi terburu buru mau pulang... "Polisi pun mempersilahkan Bakri untuk pergi... 'tanpa menaruh kecurigaan sedikitpun,tentang apa yang sudah terjadi di warung.... "Bakri buru buru naik motor andalannya itu, takut nanti kalo lama lama polisi bisa curiga, berangkatlah Bakri dengan sepeda motor andalannya, sambil tertawa Bakri, HAHA..HAHA..HAAHH... dasar bodoh polisi itu mau saja percaya dengan ku, lagian siapa suruh berkata motor kesayangan gua batuk.. batuk..butut.. Bakri tak henti henti pun tertawa di jalanan... HAHAHA....HAHAH... "Bakri berhasil menipu dan menjebak polisi, dan Bakri mendapatkan rokok gratis dua bungkus yang masih berada di dikantong celananya... "Polisi itu duduk menikmati minum dan merokok dengan santai sambil ngobrol... ,wah nikmat sekali rokok ini kata polisi,.. Lagi asyik ngobrol datanglah mba warung tadi menghampiri kedua polisi itu.... "Permisi PAK,kata mba warung, ya ada apa mba? Gini pak uang rokok empat bungkus sama minum dua botol tadi belum dibayar, kata orng yang bapak suruh tadi, katanya bapak yang mau bayar.. polisi itu tidak bisa mengelak, lantaran pas Bakri menunjuk ke arahnya dia mengangkat tangannya.. "Sontak kedua polisi itu pun kaget... ..Sialang..Sialang.. orng itu berani menipu dan mempermain kan saya ujar salah satu polisi, polisi itu marah mukanya merah merona lantaran kesal sekali dengan ulah si Bakri, bukannya untung malah buntung karena harus membayar uang rokok yang di ambil Bakri juga.. Mau tidak mau polisi itu harus membayar, karena bisa mencoreng nama baik dan wibawanya di masyarakat, kalo mereka gak bayar uang rokok dan minum,Saya akan buat perhitungan dengan orng itu kalo sampai ketemu dengannya lagi, kata salah satu polisi, berani sekali orng itu mempermainkan kita...sambil marah marah...dan kesal... " keesokan harinya Bakri berjalan jalan ke taman bermain anak anak,pada jam empat sore hari.. Kebetulang disana ada pak Kapolsek, atasan dari polisi polisi kemarin yang di tipu Bakri, pak Kapolsek lagi bawa anaknya, di taman bermain anak anak untuk main,pak kapolsek sambil duduk dan memantau anaknya lagi asyik main bersama teman temannya, pak Kapolsek ini orangnya baik dan rama, tapi kalo ada yang berani buat dia marah bisa jadi monster yang mengerikan.. "Tiba tiba pak kapolsek teringat sesuatu, dia lupa bawa belanjaan istrinya pulang, pak Kapolsek sangat sayang sama isterinya, sampai dia rela disuruh ke pasar untuk belanja, habis dari pasar dan terus ke taman bermain anak anak, lantaran anaknya tadi menangis, pengen ke taman bermain,niatnya pengen bawah belanjaan isterinya pulang dulu, namun kasihan sama anaknya yang teruss menangis ingin bermain, " WADUHHH.. WADUHHH...Sambil memukul kepalanya,gawat bisa bisa isteri saya gak masak nanti malam dan marah, sambil ngomong sendiri pak Kapolsek. " nah sibujang enam Bakri, lewat depan pak Kapolsek sambil melihat Kapolsek mengeplat kepalanya,Bakri kepo melihat kelakuan pak Kapolsek yang memukul kepalanya sendiri, " inipak Kapolsek lagi ada masalah kayaknya guman Bakri dalam hari "Permisi pak ada apa kok pukul kepalanya sendiri, tanya Bakri sambil tersenyum kepada pak Kapolsek, " oh ini belanjaan istri saya lupa kubawa pulang, lantaran anakku masih asyik bermain dan belum mau pulang, "istri ku bisa marah kalo aku tidak bawah pulang barang belanjaannya, dan bisa bisa istriku tidak masak untuk makan malam,ucap pak Kapolsek kepada Bakri,
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD