bab 3, dendam peribadi

1006 Words
"Bakri menawarkan diri untuk menolong dan mengantarkan barang belanjaan istri pak Kapolsek itu, lagian Bakri pun tidak ada kegiatan, cmn nunggu motornya yang lagi di perbaiki dibengkel sebelah taman anak anak ini, "karena mogog di jalan motor andalannya Supra bapak...karena dia bosan menunggu dia pun melihat taman anak anak dekat bengkel, lalu dia berjalan jalan ke taman ini,.. "nama pak Kapolsek ini adalah pak Heru,atasan dari polisi yang kemarin ditipu Bakri, nama kedua polisi yang tertipu kemarin itu adalah, pak mail dan pak Han,.. "Pak bagaimana kalo saya saja yang mengantarkan barang belanjaan bapak kerumahnya, ujar Bakri kepada pak Heru, sambil menawarkan diri niat menolong pak Heru,.. "ya boleh kalo situ tidak keberatan dan merepotkan, takutnya saya juga nanti Soreang pulang,karena anak saya, bisa bisa isteri saya gak masak untuk makan malam,jawab pak Heru sambil tersenyum, "Bakri pun menjawab Tapi motor saya mogog,lagi diperbaiki di bengkel sebelah taman anak anak ini pak", "yasudah kamu pake motor saya saja,nih kunci motornya sambil memberi kepada Bakri, "motornya di parkiran taman ini kata pak Heru,dan barang belanjaannya ada disitu digantung di motor, "lalu bakri mengambil kunci motornya sambil berkata.. pak aku ganti plat motornya sebentar,sama plat motorku yang ada di bengkel, "soalnya gak enak pake plat polisi di jalan raya,gak enak juga kalo di liat orang, karena saya cmn warga biasa.., "pak Heru pun meng iya kan saja ke kemauan bakri,karena memang seharusnya warga biasa tidak pake plat kepolisian saat berkendara di jalan raya... "Lalu pak Heru menjelaskan secara singkat, padat,dan jelas kepada Bakri, tempat di mana dia tinggal, "setelah selesai mendengarkan penjelasan pak Heru, Bakri lalu beranjak pergi mengambil motor, yang ada di parkiran untuk di bawah ke bengkel, dan Menganti platnya dulu, sebelum jalan kerumah pak Heru.. "Setelah selesai ganti plat motor pak Heru, berangkatlah Bakri ke rumah pak Heru, lagi santai santainya jalan, tiba tiba munculah dua manusia serigala yang berada depan Bakri,..jalanya sudah di blok sama dua manusia serigala ini..nama manusia serigala ini adalah pak mail,dan pak Han... "Sontak Bakri kaget, dan menghentikan laju motornya karena sudah diblok jalannya.. "gawat... gawat... gawat.. "Bakri panik melihat pak mail dan pak Han di depannya, Hai. Lo berhenti bujang......? "Sini Lo gua ada urusan sama lu... dengan nada marah...penuh emosi... "Bakri Di tarik paksa turun dari motor oleh kedua polisi itu..diseret ke pinggir jalan... Lalu pak Han memegang kedua tangan Bakri supaya tidak bisa kabur... "Dengan muka sangar pak mail bertanya... Lu kenapa menipu kami berdua kemarin,... Maaf...pak... maaf pak....maaf... "Tidak ada kata maaf kata pak mail,pokoknya kamu harus ganti rugi uang saya yang kemarin... "saya tidak bawa uang pak... "Kemarin Pun karena saya bingun tidak punya uang terpaksa berbohong pak...! "semakin kesal mendengar jawaban bakri... pak mail melihat motor yang di bawah Bakri, Berbeda sama yang kemarin,kaya pernah lihat ini motor ujar pak mail dalam hati.. "Tapi pak mail gak terlalu mikirin lantaran kesalnya sama Bakri... "Pokoknya kamu harus ganti rugi..kalo tidak motor ini saya akan bawah ke kantor sebagai jaminan.. ....Jangan pak!... "Diam.. dengan nada marah pak mail.... " Polisi itu juga tidak bisa berbuat apa apa.. karena memang Bakri tidak punya uang.. "Niat menyiksa Bakri namun polisi juga tidak bisa lantaran ramai, nanti bisa tercoreng nama kepolisian, karena melakukan kekerasaan... "Terpaksa motornya saja saya tilang.. ... "Bakri sebenarnya ingin menjelaskan kalo motor itu punya atasan mereka.. Sendiri, Tapi sudahlah itu urusan mereka sama atasan mereka sendiri nanti ,ucap Bakri dalam hati.. " Karena motornya sudah ganti plat jadi polisi itu tidak terlalu curiga sama sekali...cuman anehnya berasa pernah melihat itu motor, kata pak mail, " pak Han megambil kunci motor milik Bakri... Dan berkata kalo kmu ingin mengambil motormu kembali, bawah uang jaminan dan uang ganti rugi yang kemarin kami pake beli rokok, "Bakri tidak jawab apa apa cmn minta maaf kepada polisi itu dengan muka polos, "Pak mail memberikan surat tilangnya kepada Bakri,Dengan wajah yang masih emosi dan kesal,Rasanya pengen nonjok muka Bakri, namun tidak bisa ujar pak mail.. "Lalu polisi polisi itu membawa motor Bakri ke kantor Kapolsek.. " trus Bakri bingun naik apa pulang ke tempat pak Heru...supaya bisa menjelaskan tentang apa yang terjadi... "Sembari berjalan kaki Bakri, kebetulang angota bos pereman kemarin yang ada di permandian lewat.... "Woiii... woiii... Wooi.. tunggu.. "Nengok siapa yang manggil gua.. Lah Bakri ternyata. "Anak buah bos pereman pun menghampiri Bakri, "lu ngapain jalan kaki, Supra bapak Lo mana.. Ahh, nanti gua jelasin anterin dulu gua, "Ya uda cepat naik sini gua anterin.. "Anak buah bos pereman semuanya emng dekat dengan Bakri, mereka sering nongkrong bareng, makanya begitu akrab, cuman bos pereman aja yang gak suka dengan Bakri, Karena bos tidak bisa mengalahkannya.. "Lu kenapa jalan kaki sendiri..motorku mana,? "Ditilang polisi tadi, tapi bukan motor gua.. "Terus motor siapa bujang kalo bukan punya lo .?? "Motor pak Kapolsek yang di tilang.. hahaha ,Lo Lo lo kok bisa polisi tilang punya atasannya gimana ceritanya bingun...?? "Kan tadi aku pergi ke benkel perbaiki motor gua yang mogog, nah gua bosan menunggu lama, kebetulang ada taman anak anak dekat situ, "Masuklah saya kesana jalan jalan sambil nunggu motor gua di perbaiki, aku melihat pak kapolsek juga disana, Aku samperin kapolseknya karena dia keliatan bingun, terus saya membantu nganterin barang belanjaannya istrinya, "Bakri pun Selesai menjelaskan kejadian apa yang di alamiNya...tentang kemarin sore juga bersama polisi polisi itu.... "Dasar lu bak. Ada ada aja kelakuan lu ya? Hahaha itu kebetulang aja kale lagian siapa suruh polisinya mau di bodohi..... Angota bos pereman pun tak henti hentinya tertawa, sampai perut dia sakit,, mendengarkan cerita Bakri.. ..Hahahaha...hahaha..hahaha... " tidak lama kemudian Meraka Sampai di taman anak anak itu,Bakri turun ingin menemui pak Heru,sambil berterima kasih ke angota bos karena Uda di anta.. ..Than you bruder Uda di antar.. Oke,..lu Jagan macam macam sama polisi bak, Nanti lu masuk penjara ucap angota bos.. "Siap aman, tenang saja...kata Bakri.. "Ya sudah gua juga masih ada urusan gua pamit dulu, "Bakri pun masuk ke taman itu dan menemui pak Heru, ..Permisi Pak.. " eh kamu, "Pak Heru lalu bertanya ke Bakri, Gimana barang belanjaan istriku sudah diantarkan...?? Anu pak...bakri sedikit takut untuk menjelaskan... Anu apa..?
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD