Dastan: >>>>> "Kia, hari Senin aku harus ke Jerman. Mungkin satu mingguan. Kamu ditemenin Dicha dulu, ya, sayang." Saat ini gue dan Kiara sedang berada di dalam mobil menuju rumah orang tua gue. Kata Kiara dia janjian sama nyokap mau masak bareng. "Ada apa ke Jerman?" "Ngurusin kerjasama ekspor." "Sendiri?" "Sama Fandi. Sebenarnya ini urusan Fandi, aku hanya bertugas mendampingi saja." "Ogh..., oke," jawab Kiara singkat. Kiara lalu terdiam dan nggak banyak bertanya. Pandangannya sibuk menikmati jalanan ibu kota. Dia memang sudah pernah bilang, jangan membicarakan hal-hal penting, yang sifatnya membutuhkan kerjasama antara otak dan perasaan saat mengemudi. Apalagi saat ini, Kiara sedang konsentrasi penuh menghapal jalanan kota Jakarta. Terutama jalur jalan-jalan utam

