Keluarga Impian

1065 Words

Mendengar panggilan sayang dari Dipta malah semakin membuat jantung Anna berdetak tak karuan. 'Wah kurang ajar ni si Pak Boss, maksudnya apaan coba.' gerutu Anna sebal. Dipta terkekeh geli melihat gerakan kepala Anna yang menggeleng kekanan dan kekiri karena asik menggerutu, saking fokusnya pada Anna ia tak memperhatikan pisau ditangannya yang sedang memotong kangkung, alhasil pisau itu bukannya memotong kangkung malah menggores jari telunjuk Dipta. Sontak Dipta langsung melepaskan pisau ditangannya dengan kasar, membuat pisau itu jatuh ke lantai, suara berisik yang ditimbulkan Dipta lagi lagi menarik perhatian Anna. Anna menoleh lalu terbelalak melihat darah yang menetes dari jari Dipta, refleks ia menggenggam tangan Dipta lalu membawanya ke Wastafel. "Kan kan, bikin ulah lagi si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD