bab 29 - Hilang Kemana?

1314 Words

"jangan begitu, Mah ... biar bagaimana pun, aku ini masih suamimu. Seharusnya kamu menghormatiku, jangan bersikap kurang ajar seperti ini," desah Mas Ronald. "Cih ... kamu yang kurang ajar! Setelah menyakitiku, kau menjebloskan aku ke dalam penjara. Lupa?" tanyaku dengan mata memicing. "Kau menikah diam-diam. Menghamburkan uangku demi bersenang-senang dengan betina itu. Kini kau menyalahkan semua ini padaku!" "Bukan begitu ...." "Jangan selalu menyalahkan orang lain. Kau harus sadar diri, masalah ini berasal dari ulahmu sendiri. Tak ada asap, kalau tak ada api," semprotku. "As ... semua sudah terjadi. Aku harus bagaimana agar semua kembali seperti sedia kala?" Sahutnya frustasi. "Tolong, As ... lembutkan hatimu. Jangan membatu seperti ini," cicitnya membuatku muak. "Sudahlah ... bic

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD