Setelah selesai membayar semua mainan yang dibeli, Delika pun melanjutkan perjalanannya menuju panti asuhan. Sebelum pergi, Delika sempat mengirimkan pesan singkat pada Alika. Delika tampak membeli banyak mainan, sesuai dengan usia anak-anak di panti tersebut. Delika menujuk arah dimana lokasi panti asuhan itu pada sang sopir taksi. Taksi tersebut pun berhenti tepat di depan panti asuhan. Delika membayar ongkosnya, kemudian turun sambil membawa barang-barangnya. Beberapa anak panti yang sedang bermain di taman pun menyambut Delika dengan perasaan gembira. Sudah sebulan lebih Delika tidak berkunjung ke tempat itu. Bahkan Nayla sampai memeluk Delika dengan erat. Wanita paruh baya yang menjadi sahabat baik kedua orang tuanya itupun langsung mengajak Delika untuk duduk di kursi taman. Tak lup

